Supeltas TWIT Trenggalek, Wujud Kepedulian dan Kesetaraan dalam Membantu Kelancaran Lalu Lintas


Kabupaten Trenggalek, SUPELTAS.my.id - 
Keberadaan sukarelawan pengatur lalu lintas atau yang dikenal dengan istilah Supeltas dinilai sangat membantu tugas-tugas Kepolisian, terutama di tengah keterbatasan jumlah personel serta tingginya tanggung jawab dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas demi terciptanya situasi Kamtibmas yang kondusif.


Terlebih saat memasuki bulan suci Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H, intensitas kendaraan di jalan raya mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Aktivitas masyarakat dalam memenuhi kebutuhan Lebaran membuat sejumlah titik persimpangan dan pusat keramaian dipadati kendaraan sejak pagi hingga malam hari.


Kondisi tersebut juga terlihat di Kabupaten Trenggalek. Kehadiran para Supeltas kerap dijumpai di berbagai titik rawan kepadatan, khususnya di simpang tiga dan persimpangan jalan yang ramai aktivitas kendaraan. Dengan penuh kepedulian, mereka membantu mengatur arus lalu lintas, menolong pejalan kaki menyeberang, hingga membantu pengendara agar tetap tertib dan aman saat melintas.


Biasanya para Supeltas mulai aktif bertugas menjelang siang hingga sore hari, waktu di mana volume kendaraan meningkat. Meski bekerja secara sukarela dan mandiri, keberadaan mereka memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta membantu mengurangi potensi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.


Sebagai bentuk perhatian sekaligus upaya meningkatkan kemampuan para relawan tersebut, Satlantas Polres Trenggalek menggelar kegiatan bertajuk “Supeltas TWIT” atau Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas Tunarungu Wicara Trenggalek. Program ini menjadi salah satu inovasi dan terobosan humanis Satlantas Polres Trenggalek dalam memberikan pembinaan khusus kepada para Supeltas penyandang tunarungu wicara yang selama ini aktif membantu pengaturan lalu lintas di wilayah Trenggalek.


Kegiatan yang dilaksanakan di ruang tunggu Satpas SIM tersebut dipimpin langsung oleh Kasatlantas Polres Trenggalek, AKP Imam Mustolih, S.H., S.I.K., M.Si., yang memberikan pembekalan mengenai dasar-dasar pengaturan lalu lintas, etika pelayanan di jalan raya, hingga pentingnya keselamatan dalam bertugas. Senin, (10/5).

“Kita berikan materi utamanya tentang gerakan pengaturan lalu lintas yang berlaku secara nasional maupun internasional,” ujar AKP Imam.


Ia menjelaskan, penggunaan gerakan standar sangat penting agar para pengguna jalan dapat memahami instruksi dengan benar. Dengan demikian, pengaturan arus kendaraan dapat berjalan lebih efektif, aman, dan tidak menimbulkan kebingungan di lapangan.


Menurutnya, pemahaman mengenai teknik dasar pengaturan lalu lintas menjadi hal penting agar keberadaan Supeltas benar-benar memberikan manfaat positif bagi masyarakat.

“Jangan sampai niat mereka membantu mengatur lalu lintas justru menyebabkan kemacetan atau bahkan memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas,” imbuhnya.


Selain memberikan pembinaan teknis, AKP Imam juga menegaskan bahwa para Supeltas tidak diperbolehkan meminta uang kepada pengendara, terlebih dengan cara memaksa. Tindakan tersebut dinilai dapat menimbulkan keresahan masyarakat dan berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum bagi pelakunya.


Tak hanya itu, dalam situasi pandemi Covid-19 saat itu, pihak Satlantas juga mengingatkan pentingnya disiplin menerapkan protokol kesehatan selama bertugas, seperti memakai masker, menjaga kebersihan, dan menghindari kerumunan guna mencegah penyebaran virus.

“Optimalisasi Supeltas ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya memberikan ruang dan kesempatan yang sama bagi saudara-saudara kita penyandang tunarungu wicara untuk berkarya dan berkontribusi bagi masyarakat,” ungkap AKP Imam.


Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang pembinaan, tetapi juga sarat nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial. Dalam suasana penuh keakraban, Kasatlantas Polres Trenggalek yang dikenal ramah dan humanis turut memberikan tali asih kepada para peserta.


Selain itu, Satlantas Polres Trenggalek juga menyerahkan paket sembako kepada setiap Supeltas yang hadir dalam kegiatan bertajuk “Berbagi Berkah Ramadan Bersama Supeltas”.

“Ini adalah bentuk kepedulian dan kebersamaan kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan, sekaligus mempererat rasa persaudaraan dan semangat gotong royong di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama